Siap-Siap! UN 2013 Akan Berjumlah 20 Paket!
*Info for Komipers
Jumlah Paket UN 2013. Pemerintah melalui kementrian pendidikan telah mempersiapkan kisi-kisi UN 2013 yang telah dirilis di awal bulan Oktober. Layaknya tahun
sebelumnya, pemerintah mempercepat sosialisasi pemberian kisi-kisi UN
2013 untuk mempermudah siswa dan guru bidang studi dalam mempersiapkan
materi yang akan mereka dalami menjelang ujian nasional.
Namun tahun ini siswa peserta ujian
nasional harus bersiap lebih giat lagi. Mengapa? Pasalnya pemerintah
telah merencanakan untuk membuat variasi paket soal ujian nasional
sebanyak 20 paket pada tiap ruangan. Hal ini berarti nantinya setiap
siswa di sebuah ruangan memiliki jenis soal yang berbeda dengan siswa
lainnya.
Jumlah Paket UN 2013
Kita semua pasti tahu bahwa jumlah paket
soal UN pada tahun 2012 hanya 5 paket soal per ruangan, dengan posisi
paket yang berubah setiap hari selama 3 hari pelaksanaan ujian nasional.
Rupanya jumlah paket UN tahun 2012 itu dianggap belum maksimal untuk
mengurangi kecurangan yang terjadi dalam pelaksanaan Ujian Nasional.
Anda pasti tau kecurangannya kan?!
Nah, banyaknya paket soal UN tahun depan
menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kredibilitas UN
sebagai salah satu wadah untuk mengetahui kualitas output siswa setelah
mengikuti pendidikan di sekolah. Ujian nasional diharapkan oleh
pemerintah menjadi tonggak ukuran dalam mengukur tingkat keberhasilan
pencapaian kurikulum pada setahun berlangsung.
Dengan adanya 20 paket UN pada tahun
2013 ini, diharapkan tingkat kecurangan yang terjadi selama pelaksanaan
ujian nasional akan berkurang. Dengan hanya 5 paket kecurangan ternyata
dinilai masih dapat berlangsung. Dengan 20 paket, siapa mau coba curang?
Kecurangan UN
Mengapa kecurangan masih saja terjadi
dalam Ujian Nasional? Saya yakin ini adalah pertanyaan yang patut kita
jawab bersama. Ujian nasional seperti menjadi buah simalakama bagi para
pendidik. Jika tidak curang, bisa saja mereka sama saja dengan mati
bunuh diri karena hanya akan sedikit siswa yang lulus. Yah, kita tau lah
bagaimana cara siswa kita belajar. Dalam sebuah sekolah, 50% lebih
siswa berada di bawah standar rata-rata. Jika tak curang, bisa jadi
mereka menjadi batu sandungan yang menyebabkan nama baik dan reputasi
sekolah hancur. Haha …
Semoga dengan upaya pemerintah ini,
kecurangan UN bisa berkurang. Ini sejalan dengan wacana pemerintah untuk
menggunakan nilai UN sebagai alat seleksi kelulusan siswa di perguruan
tinggi.
0 komentar:
Posting Komentar
Jangan asal komentar ya!! Dilarang berkata kasar, sara dan yang mengundang perselisihan lainnya, jika tidak mempunyai akun google, silakan pilih name/url di pilihan nama. TTD: Admin